PitchCentric
Sajak Kini podcast artwork

society

Sajak Kini

society · IN

128 episodesAudience: 5
Apple PodcastsWebsite

About this Podcast:

Podcast Sajak Kini adalah sebuah sajak tercipta yang selalu berangkat dari kegelisahan dan gelisah harus di sampaikan melalui akun @podcastdajakkini yang rutin tayang setiap hari Sabtu | Jika Ingin ceritamu di buatkan literasi, tapi tak ingin rahasianya diketahui, ingin sekedar curhat atau meluapkan kegelisahan, kirim segera cerita menarikmu.Email : Sajakkini09@gmail.comInstagram : @podcastsajakkini

Pitch Analysis

Required Pod Score for this podcast. PitchCentric checks your profile against host openness, topical fit, and audience signals before you generate a pitch.

Contact path

Verified email

Booking probability

25%

Guest openness

Selective

Verified email on file
80/100
Required Score

Sign up to generate a grounded pitch for Sajak Kini.

Signup to Generate a Pitch

Questions about Sajak Kini

What is Sajak Kini about?

Podcast Sajak Kini adalah sebuah sajak tercipta yang selalu berangkat dari kegelisahan dan gelisah harus di sampaikan melalui akun @podcastdajakkini yang rutin tayang setiap hari Sabtu | Jika Ingin ceritamu di buatkan literasi, tapi tak ingin rahasianya diketahui, ingin sekedar curhat atau meluapkan kegelisahan, kirim segera cerita menarikmu.

What has Sajak Kini covered recently?

Recent episodes include "Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu" (11 May 2026, 4 minutes), "Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu" (11 May 2026, 4 minutes), and "Di Balik Papan Tulis yang Sunyi" (2 May 2026, 5 minutes).

How often does Sajak Kini publish?

Sajak Kini publishes roughly weekly, with episodes averaging 5 minutes across 128 episodes.

How hard is it to get booked on Sajak Kini?

Booking probability for Sajak Kini is 25%, and the host is rated Selective on guests. Sajak Kini requires a Pod Score of 80 or higher. Sajak Kini's contact route on record: verified email.

About the host

Sajak Kini is a society podcast with 128 episodes published.

Verified host email: ████████@████.comSign in to unlock →

Recent episodes

Our AI reads these to draft pitches. Use them as grounding for a pitch that cites a real guest and a specific topic.

  • May 11, 20264 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu” Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika orang lain terlihat sudah sampai ke tujuan, sementara kita masih...

  • May 11, 20264 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Tidak Menjadi Siapa-Siapa Dulu” Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai harapan. Ada masa ketika orang lain terlihat sudah sampai ke tujuan, sementara kita masih...

  • May 2, 20265 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Di Balik Papan Tulis yang Sunyi”Tidak semua perjuangan datang dengan sorotan. Ada yang berlangsung diam-diam, setiap hari, di ruang kelas sederhana—di mana satu suara terus hadir, menjelaskan, mengulang...

  • May 2, 20265 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Di Balik Papan Tulis yang Sunyi”Tidak semua perjuangan datang dengan sorotan. Ada yang berlangsung diam-diam, setiap hari, di ruang kelas sederhana—di mana satu suara terus hadir, menjelaskan, mengulang...

  • Apr 24, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Memaafkan Diri yang Pernah Salah” Semakin dewasa, kita makin lihai menyimpan kesalahan—bukan kesalahan orang lain, melainkan milik kita sendiri yang diam-diam terus diingat, terutama saat malam terlalu...

View More
  • Apr 24, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Memaafkan Diri yang Pernah Salah” Semakin dewasa, kita makin lihai menyimpan kesalahan—bukan kesalahan orang lain, melainkan milik kita sendiri yang diam-diam terus diingat, terutama saat malam terlalu...

  • Apr 18, 20265 minS4

    ✨ **Sajak Kini – “Tunggu Aku Sukses Nanti”** Ada fase dalam hidup ketika kita tidak banyak bicara—bukan karena kehilangan mimpi, tapi karena sedang sibuk mengejarnya. Semakin dewasa, kita mulai mengenal diam yang penuh...

  • Apr 18, 20265 minS4

    ✨ **Sajak Kini – “Tunggu Aku Sukses Nanti”** Ada fase dalam hidup ketika kita tidak banyak bicara—bukan karena kehilangan mimpi, tapi karena sedang sibuk mengejarnya. Semakin dewasa, kita mulai mengenal diam yang penuh...

  • Apr 10, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Bertahan Tanpa Tepuk Tangan” Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa tidak semua perjuangan datang dengan sorotan. Ada hari-hari yang berjalan diam-diam—tanpa penonton, tanpa pengakuan—ketika kita...

  • Apr 3, 20264 minS4

    ✨ Sajak Kini – Waktu yang Mengubah Cara Mencintai Semakin dewasa, kita mulai menyadari bahwa cinta tidak lagi datang dengan tergesa. Ada hati yang kini belajar berjalan pelan, bukan karena kurang rasa, tetapi karena...

  • Mar 29, 20264 minS4

    ✨ Sajak Kini – Tetap Lembut di Dunia yang Keras Semakin dewasa, kita mulai memahami bahwa dunia tidak selalu ramah. Ada hari-hari di mana bersikap keras terasa lebih aman, lebih melindungi, apalagi setelah luka, kecewa...

  • Mar 21, 20264 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Tak Semua Rindu Bisa Pulang” Semakin waktu berjalan, kita mulai memahami bahwa pulang tidak selalu sesederhana keinginan. Di tengah ramainya cerita mudik, ada yang hanya bisa melihat dari jauh—bukan...

  • Mar 13, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Rindu yang Tidak Dicari Obatnya” Semakin dewasa, kita mulai mengenal rindu dengan cara yang berbeda. Ia tidak selalu datang dengan keinginan untuk kembali, tidak pula selalu ingin dipenuhi. Kadang rindu...

  • Mar 6, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Teman yang Tidak Lagi Setiap Hari” Semakin dewasa, kita mulai menyadari bahwa yang berubah bukan hanya waktu, tapi juga cara kita menjaga pertemanan. Dulu ada nama yang selalu berada di urutan teratas...

  • Feb 27, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Pulang, Tanpa Harus ke Mana-Mana Semakin dewasa, kita sadar pulang bukan soal alamat—melainkan rasa. Rasa aman. Rasa diterima. Rasa tidak perlu menjelaskan kenapa kita berubah. Ternyata pulang bisa...

  • Feb 21, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Diri Sendiri yang Pelan-Pelan Berubah” Semakin dewasa, kita sering berhenti di depan cermin—bukan untuk memastikan penampilan, tapi untuk bertanya, “Sejak kapan aku jadi seperti ini?” Dulu kita lebih...

  • Feb 14, 20265 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Capek yang Tidak Perlu Dijelaskan” Di usia dua puluh sampai tiga puluh, kita mulai mengenal jenis lelah yang tidak terlihat. Bukan lelah karena kurang tidur, bukan juga karena pekerjaan yang menumpuk...

  • Feb 8, 20265 minS4

    ✨ Sajak Kini – Tentang Menerima Bahwa Tidak Semua Orang Akan Tinggal Semakin dewasa, kita mulai mengerti bahwa tidak semua orang yang datang akan tinggal. Teman yang dulu dekat pelan-pelan menjauh, percakapan yang dulu...

  • Jan 31, 20265 minS4

    Kita sering merasa hidup hanya berjalan begitu saja, sibuk, lalu lupa melihat diri sendiri. Padahal di balik hari-hari biasa itu, kita sedang berubah: belajar menahan amarah, memilih tenang, dan memaafkan demi hati yang...

  • Jan 23, 20266 minS4

    ✨ Sajak Kini – “Insecure yang Tidak Pernah Kita Ceritakan” Di usia dua puluh sampai tiga puluh, kita sering hidup dengan perasaan “harusnya sudah lebih jauh”. Insecure datang pelan-pelan—saat melihat pencapaian orang...

Best industries to pitch Sajak Kini for

Based on semantic analysis of episode topics and host coverage, this podcast is a strong guest fit for executives in:

societystrong

Industry fit is computed by PitchCentric using vector embeddings of the podcast's episode catalog.

Similar Podcasts

Shows with the most semantically similar episode content. Pitch one, pitch all; producers cluster.

Podcasts like Sajak Kini

Is this podcast yours and you'd like to remove or correct details? Request removal or email privacy@pitchcentric.com.

Questions about the free trial? See the pricing FAQ