
Apa Kabar?
85. Bercanda Dengan Semesta
<p>Terlalu bodoh untuk membuat kisah ceritaku sendiri dengan seringnya membuang kesempatan yang ada. Wajar jika semesta selalu mengajak untuk bercanda, karena damai yang masih belum bisa dirasakan.</p>


"Apa Kabar?" Dari pertanyaan itu hanya ada dua jawaban, "Baik" atau "Buruk". Lalu bagaimana baiknya aku menjawab pertanyaan itu? IG : https://instagram.com/podcast.apakabar
Required Pod Score for this podcast. PitchCentric checks your profile against host openness, topical fit, and audience signals before you generate a pitch.
Contact path
Verified email
Booking probability
23%
Guest openness
Selective
Sign up to generate a grounded pitch for Apa Kabar?.
Signup to Generate a PitchRecent episodes include "85. Bercanda Dengan Semesta" (6 February 2026, 4 minutes), "84. Excited" (30 January 2026, 9 minutes), and "83. Peran Pembantu" (23 November 2023, 8 minutes).
Apa Kabar? publishes roughly every two weeks, with episodes averaging 9 minutes across 89 episodes.
Booking probability for Apa Kabar? is 23%, and the host is rated Selective on guests. Apa Kabar? requires a Pod Score of 80 or higher. Apa Kabar?'s contact route on record: verified email.
Apa Kabar? is a history podcast with 89 episodes published.
Our AI reads these to draft pitches. Use them as grounding for a pitch that cites a real guest and a specific topic.

Apa Kabar?
<p>Terlalu bodoh untuk membuat kisah ceritaku sendiri dengan seringnya membuang kesempatan yang ada. Wajar jika semesta selalu mengajak untuk bercanda, karena damai yang masih belum bisa dirasakan.</p>

Apa Kabar?
<p>Excited sendiri? yang benar ajaaa.....kau tau chat itu terkirim, pontensi untuk dibacanya ada. Tapi dia memilih untuk mengabaikannya dan memilih untuk update kehidupan dia daripada membalas chat murahan yang ku...

Episode #83
Ketika peran utama yang aku perankan hanyalah selingan untuk menyambut sang tokoh utama, dan pada akhirnya hanya peran pembantu yang aku dapatkan

Apa Kabar?
Kalau ditanya kenapa bisa bertahan, jawabnya sekedar yakin dia bisa berubah dan malas untuk memulai semua dari nol kembali


Episode #85
Terdakang aku sampai sekarang masih berfikir, sampai mana aku akan berenang dalam samudra kehidupan ini? Dan apa yang sebenarnya ada diujung sana?



Episode #82
Sebenarnya apa alasan ruh atau jiwaku bersedia untuk dilahirkan di dunia ini?

Episode #81
Salahkah jika aku berharap pada dirimu? Dan bolehkah aku mengetuk pintu hatimu?


Episode #79
Jika hancur jangan salahkan sepihak kepadaku. Karena aku telah berusaha untuk menahannya.

Episode #78
Tak selalu pelangi muncul setelah hujan redaa Tak selalu matahari muncul seusai mendung

Episode #77
Mungkinkah pertemuan kita berdua ini adalah kesalahan dan dosa yang besar? Atau justru jawaban dari setiap doaku?



Episode #74
Hai sepertinya kita sudah cukup lama tidak bertegur sapa, hufft akhir akhir ini memang harus ada beberapa hal yang enggak bisa ditinggalkan. Jujur aku juga rindu bergumam kembali di podcast ini hehe…..dan akhirnya kita...

Episode #73
Andai saja aku yang menemukanmu lebih dulu. Mungkin semua itu tidak akan seburuk ini

Episode #72
Pada dasarnya Ekspetasiku kepadamu yang membunuhku. Menikamku dan melumpuhkan segala panca indra tubuhku

Episode #71
Apakah status itu penting jika semua ini hanyalah kehaluan saja
Based on semantic analysis of episode topics and host coverage, this podcast is a strong guest fit for executives in:
Industry fit is computed by PitchCentric using vector embeddings of the podcast's episode catalog.
Shows with the most semantically similar episode content. Pitch one, pitch all; producers cluster.
Is this podcast yours and you'd like to remove or correct details? Request removal or email privacy@pitchcentric.com.
Questions about the free trial? See the pricing FAQ