
Kita Juga Perlu Jeda
Kadang kita terlalu memaksakan banyak hal sampai lupa memberikan diri kita waktu istirahat. Capek itu terasa tapi bagaimana pun kita tetap perlu jeda agar bisa berjalan lebih jauh.

Hosted by Maulana M. Ibrahim · 🇺🇸 US · IN · 45 episodes
Established thought leaders with verified media credentials.
Siniar orang biasa yang berisi cerita tentang kehidupan sehari-hari dan sudut pandangnya serta membahas hal-hal yang tidak penting
Maulana M. Ibrahim hosts Suara Maulana Biasa, a society show with 45 episodes published.

Kadang kita terlalu memaksakan banyak hal sampai lupa memberikan diri kita waktu istirahat. Capek itu terasa tapi bagaimana pun kita tetap perlu jeda agar bisa berjalan lebih jauh.

kadang kita berpikir bahwa perasaan itu telah hilang. Padahal ada masanya dia kembali dengan bentuk yang lain.

Hari-hari ini di hal yang aku rasa stuck banget dengan segala halnya membuat rasa yang tidak nyaman. Rasa itu terus-terusan ada sampai aku bingung harus bagaimana lagi mengelola rasa ini. Aku masih mencoba bertahan semog

Saat ini aku merasa punya rasa bersalah yang terus menerus. terus aku ceritain deh soal perasaan ini

Kadang melihat hal besar untuk menjadikan lalu kita bersyukur. Padahal memulai dengan hal kecil untuk kita syukuri menjadinya nikmat juga bertambah. Sudah saatnya kita bersyukur atas banyak hal yang telah kita terima, bu

Ini cerita tentangmu yang dulu aku kenal. Banyak momen yang telah dihabiskan tentunya. Tapi memang waktu telah memisahkan kita. Kamu sudah menyadarinya sejak awal. Tapi terima kasih telah hadir dalam ceritaku

Kadang kala kita sering abai dengan kesempatan yang ada. Padahal bisa jadi kesempatan itu tidak akan kembali lagi. Ini sebuah renungan yang aku dapatkan dari kajian. Semoga bermanfaat

Kadang kita sering memaksakan bahagia. seakan kalau kita bahagia semua akan baik-baik saja. Lalu apakah benar harus kita memaksakan hal tersebut?

Jadi aku bingung kan karena selama ini udah sering sendirian. Jadi aku bingung karena pengen ngebreak sendirian ini terus dan mulai interaksi. Tapi udah terlanjur biasa buat sendiri. Jadi kalau gini terus gimana?

Kadang kita sering sekali membebankan sesuatu yang bukan bagian dari diri kita. Hanya karena kita merasa bisa membantunya. Tapi kita terlalu dalam dan malah membebani diri sendiri yang sebenarnya urusannya dengan dirinya

Terkini merupakan segmen baru yang menyediakan berita lokal yang ditanggapi dan dibacakan oleh saya. Semoga mendapat informasi yang menarik bagi para pendengar.

Kali ini bahasan beda, soal bahasa ada kata yang sering terlupakan dan punya makna yang berbeda. Nah aku coba ngomongin hal itu disini.

saat kita tidak mencapai sesuatu yang kita inginkan kadang kala ada hikmah yang tersembunyi di dalamnya.

Kadang ngerasa quarter life crisis tapi beneran gak sih?. Nah aku juga bingung cuma aku berusaha mencari apakah kita cuma galau gara-gara masalah sepele ?

Ada poin-poin yang perlu diperhatikan dalam interaksi. Kadang kala yang menjadikan ketakutan dan kesendirian tuh karena interaksi yang kurang. Nah aku bakal bahas ini.

Aku baru banyak bingung gaes. Terus banyak yang gak baik-baik aja, tapi ada hikmahnya. Katanya semua akan indah pada waktunya. Apalagi tentang perasaan ketakutan dan banyak hal lainnya. Apakah aku yang over thinking? ata

Mengagumi bukan sebuah hal yang salah bukan? Aku juga tidak bisa buru-buru mencintaimu. Banyak pertimbangan. Bukan masalah banyak orang menungguku. Lebih aku takut yang dilakukan bukan yang baik. Ketakutan tidak bisa mem

Ngomongin masalah yang sedang dialami. Dalam hidup pasti akan ada masalah. Masalah yang ada akan perlahan lahan terlewati tapi tidak benar-benar habis. Katanya menjalani hidup ini hanya berpindah dari satu masalah ke mas

Setelah lama menghilang aku kembali lagi. Semoga kembalinya bisa bawa hal yang lebih fresh buat episode kedepannya. Serta beberapa update kehidupan.

Entah mengapa tiba-tiba aku merasa hilang begitu saja. Dengan banyaknya keadaan dengan banyaknya masalah aku merasa hilang tenggelam dalam itu semua. Entahlah aku hanya merasa hilang.
Sponsor detection runs nightly. Check back soon.
No public pitch examples yet for this show.
Generate your own personalised pitchBased on semantic analysis of episode topics and host coverage, this show is a strong guest fit for executives in:
Industry fit is computed by PitchCentric using vector embeddings of the show's episode catalog.
Shows with the most semantically similar episode content. Pitch one, pitch all; producers cluster.








Suara Maulana Biasa has a verified contact on file. Create a free PitchCentric account to access it and generate a personalised pitch in seconds. Research at least 3 recent episodes first and lead with a specific angle that serves their society audience.
Suara Maulana Biasa is hosted by Maulana M. Ibrahim. The show is categorised under society (culture) and has published 45 episodes.
Suara Maulana Biasa has published 45 episodes.
Suara Maulana Biasa regularly covers society, culture, personal. It sits in the society category, with a culture focus.
Suara Maulana Biasa is accessible for guests with genuine society expertise. A personalised, episode-aware pitch will still outperform a generic one every time.
Suara Maulana Biasa hasn't explicitly signalled guest openness in recent episodes. That doesn't rule out pitching. your hook just needs to be especially compelling and relevant to their recent content.
Episodes of Suara Maulana Biasa average 10 minutes. a focused format where a clear narrative arc and tight preparation matter most.
Our data rates Suara Maulana Biasa's guest bar at 80/100 (Premium tier). Established thought leaders with verified media credentials. Sign in to PitchCentric to see how your own Pod Score compares against this show.
Methodology. Booking Probability™ blends Listen Score, 30-day Virality, open-to-guests detection, and Apple ratings. Data refreshed every 60 minutes. Listen Score and Booking Probability are calculated by PitchCentric. Last enriched 9 days ago.