
Kang Sarpin Minta Dikebiri , Cerita Pendek Ahmad Tohari (Mata yang Enak Dipandang)
Membacakan cerita pendek Ahmad Tohari

Hosted by ujang sugara · 🇺🇸 US · IN · 56 episodes
Established thought leaders with verified media credentials.
Belajar membaca pelbagai karya sastra baik Indonesia, Daerah, Dan Dunia.. Podcast ini dibuat untuk bertujuan mendokumentasikan karya sastra dan dinikmati bentuk audio. Kritik, Saran, dan Request melalui Instagram @ujangsugaraa
ujang sugara hosts Seputar Sastra, a arts show with 56 episodes published.

Membacakan cerita pendek Ahmad Tohari

Membaca cerpen A.A. Navis

Membaca Cerpen Idrus dalam Buku Dari Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma

Dalam buku kedua Meditations, Marcus Aurelius membuka lembaran hari dengan kejujuran yang nyaris brutal. Ia tahu: hari ini ia akan bertemu dengan orang-orang yang menyebalkan, egois, suka pamer, tidak tahu diri. Dan ia t

Dalam episode ini, kita menyelami lembaran pertama dari Meditations, catatan batin seorang kaisar yang tidak hanya memerintah dunia, tetapi juga dirinya sendiri. Buku 1 bukan tentang kekuasaan atau strategi perang, melai

Melalui puisi Putra-putra Ibu Pertiwi, Mereka ingin menyampaikan bahwa tidak semua putra-putra Ibu Pertiwi lahir sebagai pahlawan dan pejuang, sebagian lagi terlahir menjadi bajingan-bajingan. Itu merupakan realitas yang

Melalui Macapat Asmaradhana, Nofika ingin menyampaikan kalau mencari pasangan hidup, tidak sekadar melihat dari fisik ataupun harta, sebab kebahagiaan hidup tidak semata fisik dan harta. Kebahagiaan hidup diukur dari sif

Melalui puisi Aurelia Alisa Putri Larasati berjudul Senja, Ignes ingin menyampaikan bahwa senja yang selalu datang di iantara terangnya siang menuju gelap malam hadir membawa keseimbangan alam. Meskipun kehadirannya hany

Melalui puisi W. S. Rendra berjudul Sajak Anak Muda, Dicky ingin menyampaikan kepada anak muda bahwa harus jadi anak muda yang berkarakter dan tidak mudah terbawa arus, anak muda juga harus punya visi serta mampu mengupa

Melalui cerpennya, Hana ingin menyampaikan kepada semuanya bahwa tidak semua hal bisa dipandang benar dan salah. Semuanya perlu memahami tujuan, alasan, dan konteks. Rumit? Tentu.

Melalui puisi W.S. Rendra berjudul Sajak Sebatang Lisong, Wisnu kembali membaca ulang sajak Rendra dan mengajak semuanya untuk merenungi relevansi Sajak Sebatang Lisong yang ditulis tahun 1977 dengan situasi saat ini.

Melalui puisi Aan Mansyur berjudul Menyebrang Jembatan, CM ingin menyampaikan kepada semuanya bahwa kita dan ibu selalu memiliki utang kisah yang tidak pernah tersampaikan dan bahasa tidak memiliki kata-kata yang tepat d

Melalui puisinya berjudul Bangsa Mbalelo, Anjan ingin menyampaikan kepada semuanya atas keresahan akan fenomena terhadap bangsanya yang krisis jati diri dan terbawa arus budaya populer. Dari puisinya banyak menyajikan ga

Melalui puisi Helvy Tiana Rossa berjudul “Bagaimana Cara Mengucapkan Terima Kasih, Tata ingin menyampaikan bahwa di setiap perjalanan kita, selalu ada Tuhan yang menyertai. Tuhan selalu memberikan kita amunisi lewat bera

Mukadimah atau pembukaan, mungkin lebih tepatnya pengantar dalam memulai sesi “Ramadan membaca karya sastra bersama teman-teman Ujang”. Mukadimah ini berisi mengenai awal mula saluran podcast “Seputar Sastra” dan latar b

Puisi W. S. Rendra berjudul Pesan Pencopet Kepada Pacarnya

Puisi Joko Pinurbo


Puisi Emha Ainun Nadjib dan Puisi Aan Mansyur

Sponsor detection runs nightly. Check back soon.
No public pitch examples yet for this show.
Generate your own personalised pitchBased on semantic analysis of episode topics and host coverage, this show is a strong guest fit for executives in:
Industry fit is computed by PitchCentric using vector embeddings of the show's episode catalog.
Shows with the most semantically similar episode content. Pitch one, pitch all; producers cluster.








Seputar Sastra has a verified contact on file. Create a free PitchCentric account to access it and generate a personalised pitch in seconds. Research at least 3 recent episodes first and lead with a specific angle that serves their arts audience.
Seputar Sastra is hosted by ujang sugara. The show is categorised under arts (performing) and has published 56 episodes.
Seputar Sastra has published 56 episodes.
Seputar Sastra regularly covers arts, performing. It sits in the arts category, with a performing focus.
Seputar Sastra is accessible for guests with genuine arts expertise. A personalised, episode-aware pitch will still outperform a generic one every time.
Seputar Sastra hasn't explicitly signalled guest openness in recent episodes. That doesn't rule out pitching. your hook just needs to be especially compelling and relevant to their recent content.
Episodes of Seputar Sastra average 8 minutes. a focused format where a clear narrative arc and tight preparation matter most.
Our data rates Seputar Sastra's guest bar at 80/100 (Premium tier). Established thought leaders with verified media credentials. Sign in to PitchCentric to see how your own Pod Score compares against this show.
Methodology. Booking Probability™ blends Listen Score, 30-day Virality, open-to-guests detection, and Apple ratings. Data refreshed every 60 minutes. Listen Score and Booking Probability are calculated by PitchCentric. Last enriched 12 days ago.